Seputar Depok

Kelurahan Kemiri Muka Tolak Paket Banpres

Menurut Khaerul, penolakan paket sembako yang diangkut dalam 5 mobil itu, bukan tak beralasan. Dirinya tak mau dipersalahkan masyarakat, jika ternyata isi paket tak sesuai.

tribundepok .com – Kelurahan Kemiri Muka kecamatan Beji menolak menerima 1501 paket sembako Banpres yang datang pada Minggu (17/5 ) lantaran tak disertai dokumen lengkap dari
vendor yang ditunjuk.

Khaerul Aduan . Lurah kemirimuka

Menurut Lurah Kemiri Muka, Khaerul Adyan , sejak awal ia sudah menhjelaskan, ia minta bantuan tersebut sudah dalam bentuk paket yang tinggal dibagikan ke warga.

“ Sejak awal saya tekankan, saya minta paket sembako tersebut dilengkapi dengan berita acara, tanda terima, daftar isi paket secara rinci, ada juga berita acara pengalihan jika si penerima paket
tidak bisa menerima/tidak ada. Tetapi ternyata daftar isi paket tidak ada. Saya tidak mau menerima begitu saja, saya minta dikembalikan ke vendor untuk dilengkapi , baru saya mau terima dan tandatangani,”ujar Khaerul Adyan.

Menurut Khaerul, penolakan paket sembako yang diangkut dalam 5 mobil itu, bukan tak beralasan. Dirinya tak mau dipersalahkan masyarakat, jika ternyata isi paket tak sesuai.

“ Warga sekarang sudah kritis, kita sudah berusaha membagi secara benar saja bisa disalahkan misalnya dibilang isinya mie instan merek tertentu ternyata yang dibagi merk lain, merk minyak goreng berbeda dan lainnya. Apalagi ini , tidak ada rinciannya, jika ternyata berbeda dengan Paket di wilayah lain bisa saja kami yang disudutkan, apalagi kalau ada yang rusak atau kedaluarsa.

Tapi kalau ada rinciannya kan kami bisa pertanggungjawabkan, “ tegasnya. “Ada juga bantuan selain sembako dari Banpres di Kelurahan Kemiri Muka, yakni berasal dari Bulog berupa 25 kg beras /KK yang dikirim lewat JNE dan jumlahnya sama1501 paket yang sudah dilengkapi dengan dokjumen pendukung vendor.

Di Kelurahan Kemiri muka, bantuan yang berasal dari APBD Pemkot Depok tahap 1 sudah diterima masyarakat dan sudah terbagi di 20 RW/ 80 Rt yang ada diwilayah ini.

“ Kalau untuk bantuan dari Propinsi Jawa Barat kami tidak tahu menahu karena lagsung diterima masyarakat dikirim melalui kantor pos sesuai nama dan alamat masing-masing. “ ujarnya.

Khaerul Adyan juga mengapresiasi warga Kemiri Muka yang saling membantu antara yang mampu pada yang kurang mampu. RT/RW juga kerap mencari potensi/ mendapat bantuan dari berbagai
pihak seperti partai politik, pengusaha ataupun kampus-kampus yang peduli kondisi masyarakat terdampak Covid 19 seperti dari Uhamka, Iluni, K3D.

“ Terkadang bantuan tersebut tidak terpantau pihak Kelurahan karena sifatnya bantuan pribadi , baik itu dari partai ataupun non partai. Apapun itu saya senang warga punya kepedulian ,” pungkas Khaerul Adyan. (toro)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close