HomeNasionalPospera, Arya Sinulingga Harus Minta Maaf Diberi Waktu 3...

Pospera, Arya Sinulingga Harus Minta Maaf Diberi Waktu 3 X 24 Jam

tribundepok.com – Pada tanggal 5 November 2020 di Whatsapp Group MEMBANGUN NEGERI ada link berita yang isinya menuliskan PT TIMAH MERUGI .Arya Sinulingga mengkomentari Iink benta tersebut dengan kalimat ” Banyak perusahaan yang komisarisnya Pospera selama lima tahun pada rugi semua bikun pusing memang”

Capture pernyataan Whatsapp Group tersebut kemudian beredar Iuas. Selanjutnya salah manta Dewn Pengawas dan PENA 98 di salah satu Perum mencoba meminta klarifikasi dengan menanyakan hal pernyataan tersebut pada Arya Sinulingga. Arya Sinulingga kemudian menyebut contoh saiah satu yang merugi adalah Perum DAMRI .

Pernyataan Arya Sinulingga menurut kami merupakan pernyataan yang tendensius, mengandung unsur kebencian adu domba dan fitnah tanpa dasar yang bisa di benarkan

Kenapa demikian? Mari kita periksa fakta fakta yang ada

Pertama, Pospera tidak memiliki Komisans di PT Timah Dengan demikian pernyataan Arya Sinulingga yang mengkaitkan kerugian PT Timah dengan keberadaan Komisans dari Pospera adalah sesuatu yang T DAK BENAR dan NYATA BERBENTUK FITNAH.

Kedua, Perum Damri dari yang selama ini di ketahui sebagai perusahaan yang bertugas untuk melayani banyak trayek perintis pada kenyataannya sejak tahun 2015 hingga 2019 sudah mendapatkan Laba. Perincian hasil audit sebagai berikut :

Tahun 2015 laba Rp 2.912.077.968, Tahun 2016 laba Rp 40643751 811, Tahun 2017 laba Rp 7 143 689.850
Tahun 2018 laba Rp 21.562.478.886. Tahun 2019 laba Rp 43 262 415 205,

Ke tiga, Komisaris yang berasal dari POSPERA sejak 2014 hingga 2019 hanya ada di 7 yang diantaranya 2 Perusahaan BUMN dan 5 anak Perusahaan BUMN.

Ke empat, Tupoksi Komisaris dan Dewan Pengawas di UU 19 tahun 2003 pasal 31 dan PP nomor 45 tahun 2005 bahwa tugas dan kewenangan Komisaris / Dewan Pengawas hanya sebatas mengawasi Dreksi dan memberi Nasehat bukan mengambil keputusan dan melakukan tindakan operasional perusahaan.

Berdasarkan fakta fakta tersebut di atas maka pernyataan Arya Sinulingga merupakan pernyataan yang mengandung kebohongan dan Fitnah serta secara terang benderang menyebarkan kebencian dan menyerang kehormatan Organisasi yang sah secara hukum. Pernyataan Arya Sinulingga telah memenuhi seluruh unsur unsur tindak pidana dalam Pasal 27 jo pasal 28 UU no 11 tahun 2008 sebagaimana telah di rubah-dalam UU no 19 tahun 2016 Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 310 jo pasal 311 KUHP.

Berdasarkan uraian tersebut di atas maka kami dari Lembaga Bantuan Hukum POSPERA selaku kuasa Organisasi menuntut pada Arya Sinulingga sebagai berikut :

1. Meminta maaf secara terbuka melalui 3 media cetak Nasional, 3 media Televisi dan 10 Media Online Nasional
2. Melakukan klarifikasi dan penjelasan langsung kepada DPP POSPERA.

Apabila dalam waktu 3 x 24 sejak Jumpa Pers ini di lakukan dan tuntutan kami tersebut tidak di lakukan maka kami akan melakukan langkah langkah hukum dengan melaporkan secara serentak dan bersama sama dugaan tindak pidana tersebut sesuai ketentuan hukum di 28 Polda Se Indonesia.

tribundepok.com
tribundepok.comhttp://tribundepok.com
tribundepok.com - faktual update
spot_imgspot_imgspot_img

Berita Terbaru

COPYRIGHT © 2018 TRIBUNDEPOK.COM. ALL RIGHTS RESERVED

Film Mendung Tanpo Udan Karya Film Yang Diangkat Dari Lagu Yang...

0
tribundepok.com, Jakarta - Saksikan Film Mendung Tanpo Udan sebuah karya film yang judul dan kisahnya diambil dari sebuah lagu ciptaaan Kukuh Prasetya Kudamai yang...

Pemusnahan 183 Barang Bukti Kasus Pidum dan Pidsus: Langkah Bersama dalam...

0
tribundepok.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok menggelar pemusnahan barang bukti dari 183 kasus perkara pidana umum (Pidum) dan pidana khusus (Pidsus) yang telah dinyatakan...

Perokok Baru di Kota Depok Meningkat, Sekda Ajak Tingkatkan Kepatuhan terhadap...

0
tribundepok.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Jawa Barat, Supian Suri, mengungkapkan bahwa tingkat perokok baru di kota tersebut mencapai 29 persen. Bahkan, anak-anak...