Kesehatan

SMPN 20 Menunggu Rekomendasi Dinkes Depok

Jika sudah ada kejelasan dan dirasa perlu atau direkomendasikan kami akan meliburkan siswa ,” pungkas Komar.

tribundepok.com –  Terkait wabah Hepatitis A yang melanda puluhan siswanya, SMPN 20 sampai saat ini masih menunggu hasil rekomendasi Dinas Kesehatan Kota Depok. “ Memang dalam dua minggu ini cukup banyak siswa yang jatuh sakit. Yang diduga terindikasi Hepatitis A sudah ditangani dan diambil sampel darahnya. Nanti setelah ada hasilnya baru diketahui berapa sebenarnya dari siswa kami yang terjangkit wabah,” ujar Komar Suparman, kepala Uptd SMPN 20 , Senin (19/11) .

Kejadian luar biasa ini bermula dari dua minggu yang lalu saat upacara bendera senin puluhan anak tumbang dengan gejala letih , lemas dan pusing, merekapun diistirahatkan di UKS. Dua hari kemudian Rabu (13/11) diketahui beberapa anak yang tumbang dan kemudian tidak masuk sekolah itu dilaporkan terkena Hepatitis A. Tidak hanya siswa ternyata 3 gurupun tertular, tak tanggung-tangung jumlahnya cukup banyak 42 orang. Dari info yang di dapat, awalnya ada warga sekitar sekolah yang juga terkena Hepatitis A. Permasalahan ini segera dilaporkan pada Disdik Depok dan Dinkes Depok untuk segera diatasi. Sejumlah petugas UPF Puskesmas pun datang kelokasi untuk memeriksa.

Ternyata masih terjadi perkembangan dengan tumbangnya 75 siswa lain saat upacara kemarin, meski mungkin tak semua terkena dampak hepatitis A. “ Kebetulan hari ini memang ada peninjauan lokasi dari Dinas Pendiddikan dan Dinas Kesehatan. Jadi bisa dipantau langsung dan ditindaklanjuti ,” ujar Komar Suparman.

Kemarin Kadisdik M. Thamrin, Staf Dinkes Depok beserta tim dokternya, Kepala UPF Puskesmas Rangkapan Jaya baru , dr Ambar dan juga Sekcam Pancoranmas , Saeful, meninjau SMPN 20 untuk mengambil tindakan lanjutan dari pemeriksaan sebelumnya dan mengambil sampel darah. Selain itu juga hadir peneliti gizi dan makanan. Mereka langsung memeriksa siswa yang tumbang saat upacara, untuk yang didiagnosis terjangkit Hepatitis A segera diambil sampel darahnya. Selain itu jajanan yang ada kantin dan beberapa titik sumber air juga diperiksa petugas dan disterilkan . Jika dirasa perlu akan segera dilakukan vaksinasi .

Menurut Komar, sampai saat ini pihaknya belum mengetahui apa penyebab munculnya wabah hepatitis yang menyerang siswanya dan sejumlah warga di lingkungan sekolah yang terletak di Jalan Martadinata, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas tersebut , apakah dari makanan , minuman, sanitasi atau lainnya. Para siswa dan guru yang sudah dinyatakan positif terjangkit Hepatitis A saat ini sedang dirawat di sejumlah RS di Kota Depok.

“ Ini memang penyakit yang tak diduga datangnya, semoga bisa segera diketahui penyebabnya dan bisa diatasi serta dicegah penyebarannya, agar korban tidak bertambah lagi, “ ujarnya. Keprihatinan yang sama juga disampaikan Sekcam Pancoranmas Saeful , ia ingin penyebab menyebarnya Hepatitis A tersebut segera terdeteksi dan tidak semakin meluas di wilayahnya.

Terkait usulan untuk meliburkan sekolah selama beberapa hari pun, belum bisa dilaksanakan, masih menunggu hasil rekomendasi Dinkes tersebut. Menurut pihak Dinkes, sebelum ada kejelasan sebaiknya tidak diliburkan dulu karena dikhawatirkan anak anak yang sakit akan bermain dan penularan akan lebih meluas. “ Jika sudah ada kejelasan dan dirasa perlu atau direkomendasikan kami akan meliburkan siswa ,” pungkas Komar. (toro)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close