Seputar Depok

Sang Sekda Depok Banjir Dukungan

Menurutnya dalam demokrasi seperti sekarang ini siapapun boleh maju mencalonkan diri menjadi Walikota dan Wakil Walikota,tidak terkecuali Aparatur Sipil Negara (ASN), sah-sah saja asal dapat memenuhi kewajibannya.

tribundepok.com – Politik Jelang Pilkada Kota Depok 2020, semakin diramaikan oleh kandidat bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota baik dari Partai Politik maupun dari tokoh masyarakat hingga Aparatur Sipil Negara ( ASN ).

Hardiono

Sang  ASN yang notabenenya Sekretaris Daerah ( Sekda ) Pemkot Depok akhir-akhir ini meyedot perhatian publik.

Pasalnya Hardiono mendapat banjir dukungan dari berbagai komunitas masyarakat Depok untuk maju dalam pilkada Depok pada tahun 2020 sebagai kandidat Calon Walikota Depok

Haji Agus salah satu tokoh masyarakat Depok, bicara blak-blakan dirinya bersama masyarakat Depok lain akan melakukan pengalangan dukungan untuk Hardiono untuk maju sebagai kandidat Calon Walikota Depok dipilkada nanti.

” Sosok Hardiono adalah seorang pelayan masyarakat dan tentunya sangat mengerti sekali, bagaimana untuk membangun Kota Depok yang lebih maju lagi. Pengalamannya dalam ilmu pemeritahan sudah mumpuni, beliau sudah pernah menjadi kepala Dinas Kesehatan dan Kepala BAPPEDA serta Sekda Pemkot Depok,” kata Haji Agus pada tribundepok.com Kamis ( 7/11/2019 ) di Balaikota Depok.

Sementara pengamat politik Asep Panjalu, asal Depok menyebutkan kehadiran sosok Hardiono semakin membuat politik jelang pilkada Depok 2020 menjadi seru.

Menurutnya dalam demokrasi seperti sekarang ini.siapapun boleh maju mencalonkan diri menjadi Walikota dan Wakil Walikota, tidak terkecuali Aparatur Sipil Negara (ASN), sah-sah saja asal dapat memenuhi kewajibannya.

” Saya melihat munculnya sosok Hardiono yang ramai akhir-akhir ini jadi perbincangan Masyarakat bagian dari desain politik PKS, karena Hardiono bagian berada di zona PKS, bagi saya ngak heran, apalagi sosok Hardiono bisa diterima ditengah masyarakat Depok,” ujarnya.

Persaingan peta politik jelang pilkada Depok memang semakin seru, khususnya bagi para Balon kandidat Walikota dan Wakil Walikota Depok yang akan maju nantinya.

Lebih lanjut Asep Panjalu menuturkan dari para balon kandindat Walikota Depok Posisi Petahana masih berada di peringkat atas.

” Bisa jadi Sosok Hardiono nantinya bisa dipasangkan dengan Petahana M.Idris ( Walikota-red ) dalam pilkada Depok nanti, disamping ada nama lainnya seperti Imam Budi dan Mohammad Hafiz Nasir, tapi semua tergantung dari DPP PKS keputusan politik untuk pilkada Depok nanti seperti apa ,” tegasnya.

Asep menambahkan banyak pihak menilai kalau sekda yang Notabenenya adalah ASN dilarang berpolitik itu salah kaprah karena setiap warga negara punya hak yang sama untuk mendapatkan hak politiknya.

Sepanjang tidak melanggar aturan dan tidak meninggalkan tugas kewajiban sebagai sekda itu dibolehkan.

Apalagi Hardiono sebagai Sekda orang penting nomor 3, dijajaran pemkot Depok, ketika disibukkan dengan menghadiri undangan masyarakat Depok itu sama saja menjalankan tugasnya tupoksinya dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.

” Kalau banyak penilaian seringnya Hardiono hadir ditengah masyarakat,keluar gang masuk gang, keluar kampung masuk kampung, dalam melayani undangan masyarakat itu sah-sah saja, hanya saja dalam politik bisa saja hal itu dinilainya negatif bagi lawan politiknya.ada yang mengatakan kampanye lah, sosialisasi terselubunglah dan sebagainya. Walaupun yang dilakukan oleh Hardiono itu sangat positif dalam memenuhi kewajiban melayani masyarakat Depok,” Imbuhnya. (Joko Warihnyo)

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close