BerandaSeputar DepokRibuan Warga Padati Ngubek Empang Depok, Supian Suri Tekankan...

Ribuan Warga Padati Ngubek Empang Depok, Supian Suri Tekankan Makna Kebersamaan dan Warisan Budaya

tribundepok.com – Tradisi Ngubek Empang kembali menjadi magnet kebersamaan warga dalam rangkaian Lebaran Depok 2026. Kegiatan yang berlangsung meriah ini diikuti ribuan warga yang sejak pagi sudah memadati kawasan Danau CGE, Jalan Kebayunan, Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, Selasa (5/5/2026).

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Warga dari berbagai usia turun langsung ke area empang untuk ikut serta dalam tradisi menangkap ikan bersama-sama, yang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Depok sejak tempo dulu.

Kemeriahan acara semakin terasa saat dilakukan pelepasan ikan secara simbolis oleh Wali Kota Depok Supian Suri bersama Ketua DPRD Kota Depok Ade Supriyatna, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Pradi Supriatna, serta Ketua Panitia Lebaran Depok 2026 Hamzah.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir sejumlah anggota DPRD Kota Depok, di antaranya Abdul Khoir, Ade Ibrahim, Ade Firmansyah, Turiman, Mochamad Taufik, Endah Winarti, Samsul Ma’arip, Indah Ariani, Fanny Fatwati Putri, Igun Sumarno, dan Hendrik Tangke Allo.

Sebanyak dua ton ikan dilepaskan ke area empang untuk diperebutkan warga. Sorak sorai dan tawa riang mewarnai suasana ketika warga beramai-ramai turun ke air, menangkap ikan dengan tangan kosong dalam suasana penuh kegembiraan.

Wali Kota Depok Supian Suri menegaskan bahwa Ngubek Empang bukan sekadar tradisi hiburan, tetapi memiliki nilai filosofis yang kuat tentang kebersamaan, gotong royong, dan silaturahmi antarwarga.

“Di sini dilepas ikan sebanyak dua ton. Begitu juga di dua titik lainnya. Mungkin ada yang tidak dapat ikan, atau mungkin ada yang dapat banyak, tapi kebersamaan menjadi satu ruang yang memang penting,” ujar Supian Suri

Ia menjelaskan, makna utama dari tradisi tersebut adalah membangun ruang kebersamaan di tengah masyarakat, di mana semua warga dapat merasakan kegembiraan tanpa melihat hasil yang diperoleh secara individu.

Ngubek Empang sendiri merupakan bagian dari rangkaian tradisi Lebaran Depok, bersama dengan Ngaduk Dodol yang telah diwariskan sejak masyarakat Depok tempo dulu menjelang Hari Raya Idulfitri. Tahun ini, kegiatan tersebut digelar di tiga lokasi, yakni Tapos, Cipayung, dan Sawangan.

“Lebaran Depok yang rutin dilaksanakan setiap tahun menjadi salah satu upaya untuk merawat budaya yang memang asli di Depok, dan ini tidak hanya untuk orang Depok, tapi semua warga yang tinggal di Depok,” kata Supian Suri

Lebih dari sekadar perayaan budaya, tradisi ini kini menjadi ruang interaksi sosial yang mempererat hubungan antarwarga, sekaligus menjaga identitas budaya lokal Depok di tengah perkembangan kota yang semakin modern.***

tribun depok
tribun depokhttp://tribundepok.com
tribundepok.com - faktual update

Berita Populer