Seputar Depok

PKS Takkan Rugi Bila Tak Dukung Idris

Imam Budi Hartono meyakini, lima tahun kedepan Kota Depok harus sudah memiliki oksigen baru, oleh karena itu sangat dibutuhkan sosok muda yang mampu cepat mengambil keputusan dan memiliki program yang lebih baik untuk sebuah kota .

tribundepok.com –  Imam Budi Hartono salah satu bakal calon Walikota Depok dari PKS menepis anggapan masyarakat dan tokoh politik bahwa PKS akan merugi di Pilwalkot 2020 jika tidak kembali mendukung Idrris. Ia menilai sebaliknya Idris akan ragu bila tidak ada dukungan mesin partai PKS untuk bergerak maju sebagai kandidat. “ PKS untuk sementara telah menjaring 5 balon pun ada alasannya. Lewat hasil survei , Idris hanya meraih suara dibawah 40%, tentunya ini jadi tanda tanya seharusnya seorang incumbent bisa diatas 50%. Ada penilaian lain selama lima tahun kepemimpinannya ia dinilai belum membuat terobosan baru dalam kebijakannya. Maka PKS pun mencoba mencari sosok lain dari internal partai sebagai bakal calon,”ujar ketua Komisi IV DPRD Propinsi Jawa Barat ini.

Tetapi apakah tertutup kemungkinan Idris didukung PKS ? Belum tentu, Imam menjelaskan, PKS akan menunggu laporan kinerja Idris hingga bulan Desember mendatang untuk bahan pertimbangan. Sementara itu lima balon yang ada digodog baik secara internal maupun eksternal mereka harus berbuat maksimal untuk meningkatkan elektabilitasnya, baru dipilih salah satunya. Mereka pun harus mencari pasangan yang punya eletabilitas dan cukup populer, tambahnya.

Ia pun memaparkan survey kualitatif menggunakan Google form dari klinik digital Vokasi UI bersama salah satu akun instagram, yang diambil dari 2.800 koresponden diketahui masyarakat sosok calon Walikota Depok, Iwan Fals (Musisi) meraih suara terpopuler 13%, Muhammad idris (Walikota depok)12 % , Pradi Supriatna (Wakil Walikota)10 %, Hendrik Tangke Allo (PDIP) 3% , Nuroji (Gerindra) 4%, Imam Budi Hartono (PKS) 3%, Babay Suhaemi (PKB) 3 %.

Lebih jauh Imam Budi Hartono yang mantan ketua pemenangan Ahmad Heryawan kala berpasangan dengan Dedy Mizwar ini menyatakan sebaiknya Idris segera mencari partai lain untuk mengusungnya maju sebagai kandidat. “ Begitu pula bakal calon lain dari PKS, jika nanti pilihan sudah mengerucut . PKS sangat terbuka untuk berkoalisi dengan semua partai politik untuk melawan kotak kosong,” tegasnya.

Imam Budi Hartono meyakini, lima tahun kedepan Kota Depok harus sudah memiliki oksigen baru, oleh karena itu sangat dibutuhkan sosok muda yang mampu cepat mengambil keputusan dan memiliki program yang lebih baik untuk sebuah kota . Ditanya apakah ia mampu bersaing melawan kandidat lain Imam hanya menjawab, “ Sebaiknya calon lain yang memiliki elektabilitas dan popularitas yang cukup tinggi di masyarakat, janganlah jumawa dulu. Pada saatnya masyarakat akan memilih calon yang punya kepedulian dan program yang jelas untuk kota Depok. Dan tentunya ditambah dukungan mesin partai yang mampu bergerak maksimal, seperi yang dimiliki PKS,” pungkasnya. (toro )

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close