Seputar Depok

H Abdul Rohim, Terpilih Jadi Ketua LPM Kelurahan Tapos Periode 2019 -2022

“ Kedepan kami akan lebih fokus ke bidang perekonomian kewirausahaan dan sosiaL budaya, terutama yang menyangkut kepemudaan dan  karang taruna yang selama ini tidak pernah tersentuh sebuah program baik yang dianggarkan dari pemerintah maupun sertor swasta. Ini penting demi masa depan anak bangsa,” paparnya.

tribundepok.com –  Bertempat di halaman Kelurahan Tapos Minggu 10/11 diselenggarakan pemilihan ketua LPM H. Abdul Rohim bersaing ketat dengan dua pesaingnya Dedi Wiati (patahana) dan Solihin Muchtar. Menurut Rudi Harahap ketua panitia pemilihan, jumlah pemilih 151 orang namun yang hadr mengikuti pemelihan hanya 142 orang. Dan akhirnya dimenangkan oleh H. Abdul Rohim. Hadir dalam pemilihan tersebut  Sekretaris Camat Tapos Zarkasih, Lurah Tapos Tri Susanto, anggota DPRD  Abdul Hamid (PKB), Yuyun Yuningsih, ketua penggerak PKK Kelurahan Tapos, tokoh masyarakat H. Kamil, Ketua  LPM Cilangkap Tofik Zulfikar, Ketua Lpm Kelurahan Cimpauen Nurnyadin, Babinkamtibmas dan Babinsa.

Abdul Rohim

Dalam sambutannya H. Abdul Rohim menyatakan 100 hari kedepan ia dan jajaran anggota LPM lain akan  menginventarisir pekerjaan yang belum terlaksana dari pengurusa yang lama. “Kedepan kami akan lebih fokus ke bidang perekonomian kewirausahaan dan sosiaL budaya, terutama yang menyangkut kepemudaan dan  karang taruna yang selama ini tidak pernah tersentuh sebuah program baik yang dianggarkan dari pemerintah maupun sertor swasta. Ini penting demi masa depan anak bangsa,” paparnya.

Menyikapi pembangunan Setu Patinggi yang ada di wilayah Tapos, Abdul Rohim menyatakan akan mengawal pembangunannya. ‘ Kami tak ingin timbul masalah di masyarakat .Selama  selama ini ada keluhan kekawatiran warga akan pembangunan setu tersebut dampaknya akan dilanda banjir. Hemat saya perlu upaya duduk bareng antar pemerintah, masyarakat dan pengembang,” kilahnya. Sebagai masyarakat tentunya hal yang terbaik yang bisa diterima, dan pemerintah wajib hadir mengayomi masyarakat dan pengembang juga punya hak dalam hal pelaksanaan pembangunan.

Menyikapi akses jalan dari apartemen milik Podomoro grup  yan gberdiri di wilayah Gunung Putri  Kabupaten Bogor . H. Abdul Rohim berharap ada upaya duduk bareng, antara Pemerintah Kota Depok, pemerintah Kabupaten  Bogor dan pihak Podomoro sendiri “. Yang penting tidak ada lagi komplain dari warga.Bagaimana  pembangunan tidak berdampak yang negatif buat masyarakat Depok. Dan satu lagi kami akan upayakan agar Podomoro bisa mengakomodir tenaga kerja warga Depok. Meski  bangunan apartemen berada di wilayah Kabupaten Bogor, namun aksesnya sudah jelas ada di wilayah Depok, Jangan sampai Depok hanya dapat ampas permasalahannya saja seperti macet , jalan rusak dan sebagainya tetapi yang diuntungkan hanya kabupaten Bogor,” ujarnya mengingatkan. ( toro)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close