tribundepok.com – Di hadapan sekitar 3000 anggota PGRI yang hadir pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025 , Sabtu ( 20/12/25 ) Wali Kota Depok, Supian Suri menyampaikan apresiasi dan harapannya kedepan PGRI harus lebih berperan. Ia berharap PGRI dapat terus hadir memberikan manfaat, terutama dalam mengentaskan kesenjangan sosial bagi anggotanya.
” Kita harapkan keberadaan PGRI kedepan lebih bisa dirasakan manfaatnya oleh anggotanya, Jangan sampai ada anggota yang terlewatkan mungkin ada anak yatim, atau ada rumahnya yg tidak layak huni, ada yg putus sekolah, PGRI harus ada di depan untuk membantu menyelesaikan, ” ujar Supian Suri.
Menurutnya penyelesaian itu bisa dengan kekuatan PGRI sendiri atau membangun’ komunikasi dengan pemerintah agar dapat bersama membantu atas informasi yang didapat dari PGRI.
Pernyataan itu disampaikan sesaat setelah membuka acara Fun Walk Anggota PGRI ( salah satu kegiatan dalam rangka peringatan HUT ke-80 PGRI ) yang start dari Gedung PGRI dan berakhir di Alun-alun, kawasan Boulevard Grand Depok City (GDC), Kota Depok.
Selain Fun Walk , Walikota Depok bersama ribuan anggota PGRI tersebut juga bersemangat melakukan senam bersama Senam Sehat Nakasimo yang dipandu oleh M.Lutvi Bajri (founder Nakasimo) dan Adaningsih Rahayu, instruktur seniornya). Nampak hadir juga Hamzah , anggota DPRD Kota Depok, H Nisar Salim , Ketua PGRI Kota Depok, Siti Chaerijah Aurijah, Kadisdik Kota Depok dan Dudi Mi’raz, Ketua PMI Kota Depok.

Berbagai kreasi seni juga ditampilkan para guru seperti menyanyi, menari, Senam PGRI, Senam Tabola-bale , pencak silat dan tentunya dimeriahkan berbagai door prize.
Disinggung masalah banyaknya guru yang dikriminalisasi belakangan ini, Hamzah berujar dirinya cukup prihatin. dan berharap hal tersebut tidak akan terjadi di Depok.
” Kedepannya saya mengusulkan pada Disdik untuk dibentuk tim advokasi bagi guru-guru supaya mereka mengajar dengan tenang. Harus concern dibuat sebuah kajian agar ada perlindungan terhadap hak-hak guru, jangan guru sebagai pihak yg disalahkan saja. Kita harus mengapresiasi peran pentingnya dlm mencerdaskan anak- anak bangsa,” ujarnya.
Hamzah berjanji dlm rapat – rapat DPRD akan menyampaikan kepada Disdik untuk membuat tim advokasi, mereka punya peran penting, jadi kita jg harus perhatikan honor dan juga kesejahteraannya.
” Kita usulkan ada regulasi agar ada advokasi dan menjaga keselamatan para guru ,” pungkasnya ( d’toro)
