BerandaSeputar DepokPDAM Depok Responsif Hadapi Keluhan Pelanggan dan Sudah 100...

PDAM Depok Responsif Hadapi Keluhan Pelanggan dan Sudah 100 Persen Terlayani

tribundepok.com – Dalam paparannya, Direktur Utama PDAM Tirta Asasta Kota Depok, M Olik Abdul Holik memastikan pihaknya akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan terutama dalam merespon keluhan saat diacara yang bertema Sosialisasi Keseimbangan Hak dan Kewajiban antara PDAM dan Pelanggan Serta Sosialisasi Survey Kepuasan Pelanggan PDAM Tirta Asasta Kota Depok Tahun 2019 di salah satu hotel di kawasan Margonda, Kamis.

Dikatakannya, sejauh ini pelayanan PDAM kota Depok diyakininya sudah sesuai harapan pelanggan, dan keluhan pelanggan juga sudah 100 persen terlayani dan tertangani.

“Minimal keluhan pelanggan 12 jam sudah tertangani, respon time juga akan kami rapihkan. Kami berkomitmen kapan pun pelanggan mengeluh terkait pelayanan, secepat mungkin kami layani,” tandas M. Olik

Olik juga mengungkapkan, terkait hak dan kewajiban pelanggan pihaknya juga sudah memiliki Standar Pelayanan Minimal (SPM). Dimana katanya, sudah tertera hak dan kewajiban PDAM serta hak dan kewajiban pelanggan.

“Semua itu ada dalam bentuk perjanjian sehingga jelas kewajiban PDAM sampai mana dan hak pelanggan sampai mana. Sebagai contoh jika aliran air seharian mati maka akan ada semacam kompensasi itu tertera dalam perjanjiannya,” jelasnya.

Permasalahan yang sering dikeluhkan pelanggan awalnya masalah tekanan air di beberapa wilayah yang sangat kecil. Namun diterangkannya, seiring dengan berkembangnya teknologi masalah itu akhirnya dapat terselesaikan.

“Sekarang yang sedikit bermasalah terkait kualitas, namun kami bersyukur hal itu sudah berkurang jika dibandingkan beberapa tahun lalu,” ucapnya

Disisi lain kata Olik, PDAM Tirta Asasta juga tengah mengantisipasi kemungkinan akan meningkatnya intensitas hujan besar yang berdampak pada gangguan intake pada Instalasi Air (IPA) Citayam dan Legong.

Pihaknya saat ini tengah melakukan proses peninggian intake, sehingga jika terjadi banjir besar maka diharapkan pompa tidak mati dan terendam lumpur serta sampah.

Upaya lainnya kata M Olik yakni memperbanyak reservoir atau bak penampungan sementara. Harapannya jika terjadi putusnya aliran air ke pelanggan maka pelanggan masih dapat terlayani dalam waktu 24 jam.

“Ada beberapa titik reservoir yang kami buat dan paling besar 20 ribu kubik di instalasi pengolahan air Legong. Kami juga membuka call center dan SMS center untuk pengaduan pelanggan,” pungkasnya. (trib)

tribundepok.com
tribundepok.comhttp://tribundepok.com
tribundepok.com - faktual update
spot_imgspot_imgspot_img

Berita Terbaru

COPYRIGHT © 2018 TRIBUNDEPOK.COM. ALL RIGHTS RESERVED

Dukungan Mengalir Deras: Formula Deklarasi Dukung IBH dan Ririn di Pilkada...

0
tribundepok.com - Pasangan Imam Budi Hartono dan Ririn Farabi Arafiq sepertinya duet yang sulit dikalahkan. Dukungan demi dukungan mengalir deras bak air terjun yang...

Wartawan PWI Depok Edukasi Siswa Bijak Bermedsos, Disambut Baik Ratusan Siswa...

0
tribundepok.com - Memasuki tahun ajaran baru, kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) menjadi agenda rutin. Namun, ada yang...

Wakil Ketua DPRD Depok Imbau Orang Tua Antar Anak di Hari...

0
tribundepok.com - Memasuki tahun ajaran baru 2024-2025, Wakil Ketua DPRD Depok dari Fraksi Partai Gerindra, Yetty Wulandari, mengimbau para orang tua untuk mengantar anak-anak...