Seputar Depok

Kecamatan Tapos Menanti Investor

Diakui Dadi, memang kecamatan Tapos merupakan wilayah yang sangat strategis untuk berinvestasi karena telah memiliki dua buah pintu tol, luas wilayah yang mencapai 3.125.293 Ha sudah pasti akan berubah dan suasananya akan lebih baik, jika ada investor yang masuk di wilayahnya, karena mungkin lahan kososng akan tertata rapih sesuai denganm tata ruang kota.

tribundepok.com –  “ Kecamatan Tapos selalu welcome terhadap investasi. Tidak ada yang tidak mungkin selama investasi itu menghasilkan hal-hal yang positif bagi masyarakat terutama di wilayah Tapos,” ujar Dadi Rusmiadi, Camat Tapos.

Memang untuk memutuskan perlu tidaknya menerima investasi yang datang tak bisa sembarangan. Harus ada pertimbangan-pertimbangan positif dan negatifnya sebelum diputuskan diantaraya tentang penyerapan tenaga kerja yang ada di sekitar lokasi pembangunan.

Diakui Dadi, memang kecamatan Tapos merupakan wilayah yang sangat strategis untuk berinvestasi karena telah memiliki dua buah pintu tol, luas wilayah yang mencapai 3.125.293 Ha sudah pasti akan berubah dan suasananya akan lebih baik, jika ada investor yang masuk di wilayahnya, karena mungkin lahan kososng akan tertata rapih sesuai denganm tata ruang kota.

“ Meski demikian kita berharap datangnya investor yang jelas kontribusi positifnya baik ke pemerintah seperti halnya pajak lahan dan retribusi IMB yang harus dipenuhi, maupun kontribusi ke masyarakat diantaranya membuka kesempatan bagi tenaga kerja dan mengolah dengan bijak sumberdaya yang ada diwilayah kami,” ujar Dadi Rusmiadi menambahkan.

Sampai saat ini Kecamatan Tapos pun sudah melakukan MoU dengan para pengusaha yang ada di wilayah Kecamatan Tapos, terkait kontribusinya pada masyarakat. “ Seperti penggunaan CSR mereka untuk kepentingan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Tapos. Beberapa diantaranya seperti Podomoro, Karaba Digdaya dan perusahan yang lainnya.

“ Kami juga melirik investor untuk mengangkat inovasi ataupun kreatifitas yang menarik di wilayah kami . Contohnya di Kelurahan jatijajar, Kecamatan Tapos ada UMKM yang akan di presentasikan ke Jawa Barat, produknya unik seperti hantaran berbentuk bunga atau lainnya dari bahan sabun, berbagai olahan limbah seperti sabun cuci batangan yang terbuat dari minyak jelantah dan juga olahan limbah lainnya.
Dadi pun menuturkan, rencananya pemerintah Kota Depok ingin membuat sentra perdagangan kuliner atau pernak-pernik sebagai oleh-oleh khas Depok.”

Kami sangat mendukung rencana tersebut. “ Terkait rencana pembangunan itu menurut hemat kami tak ada salahnya jika lokasi tersebut di bangun oleh pihak swasta, begitu pula terkait destinasi wisata. Kesempatan turut membangun Kecamatan Tapos memang terbuka lebar, karena kami punya potensi dan sumber daya alam yang masih luas, ” ujarnya berharap. (toro)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close