BerandaSeputar DepokAMPPKD desak Disdik Segera Stop Study Tour

AMPPKD desak Disdik Segera Stop Study Tour

Maraknya kejadian kecelakaan bis pengangkut siswa peserta Study Tour / Perpisahan Sekolah akhir-akhir ini membuat beberapa element Masyarakat yang Tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pendidikan Kota Depok (AMPPKD) bersuara.

Melalui ketuanya Pardong, AMPPKD merasa prihatin atas terjadinya musibah bis dari salah satu sekolah SMK dikawasan Parung bingung Depok yang mengalami kecelakaan dan mengakibatkan beberapa orang meninggal dunia.

“Kami turut berduka cita dan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya,semoga amal baik mereka diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ke ikhlasan atas musibah ini” ujar Pria bernama lengkap Pardy Dongkal ini.

Lebih lanjut Pardong menghimbau agar kejadian ini jadi bahan pembelajaran bagi dunia pendidikan kota Depok.

“Lebih baik stop segala bentuk Tour siswa,baik itu perpisahan sekolah, Study Tour, Auting Class, Kunjungan Industri dan apapun namanya.

” Stop… Jangan ada lagi kegiatan-kegiatan seperti itu,hanya memberatkan orang tua siswa dan mencekik leher rakyat, Dan Resikonya juga cukup besar,berapa banyak pemuda-pemuda harapan bangsa mati sia-sia gara gara program yang hanya menguntungkan segelintir oknum ini” tambahnya berapi-api.

“Kami mendesak agar Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pendidikan agar segera mengeluarkan surat untuk memberhentikan kegiatan-kegiatan seperti ini. Rakyat lagi susah,beban makin berat,jangan ditambah dengan biaya-biaya yang membuat rakyat makin sengsara, bahkan ada beberapa orangtua siswa yang terlilit pinjol gara-gara harus membayar biaya Tour. Jika tidak ada tindakan tegas dari Disdik,kami AMPPKD akan mengadakan aksi Demo besar-besaran menuntut agar Program sontoloyo ini dihentikan” ujarnya marah. (pardi)

tribun depok
tribun depokhttp://tribundepok.com
tribundepok.com - faktual update