tribundepok.com — Wali Kota Depok, Supian Suri, melantik 127 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Depok untuk posisi baru, termasuk 17 Pimpinan Tinggi Pratama, 96 Jabatan Administrator dan Pengawas, serta 14 Pejabat Fungsional. Semua ini untuk mempercepat pencapaian target pembangunan daerah. Untuk itu Supian Suri menekankan pentingnya adaptasi cepat untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat untuk mewujudkan Depok lebih maju . Hal itu disampaikan saat memberi sambutan pada kegiatan pelantikan Jabatan Tinggi Pratama di Aula Teratai Gedung Balai Kota Depok, Kamis (15/01/26).
“Terimakasih atas pengabdian yang diberikan di tempat sebelum nya, sehingga banyak prestasi dan kebaikan yang diterima oleh masyarakat Kota Depok,” ujarnya.
Supian Suri juga menegaskan evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala melalui perjanjian kinerja yang terukur. “Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam penilaian dan penempatan jabatan ke depan,” tambahnya.
Ia juga menegaskan pentingnya dilakukan rotasi dilakukan sebagai upaya penyegaran organisasi sekaligus langkah konkret untuk memaksimalkan kinerja pemerintahan di tengah keterbatasan waktu dan tingginya ekspektasi masyarakat.
“Harapan-harapan terhadap target-target yang ingin kita capai karena waktu kita sangat mepet untuk mewujudkan harapan masyarakat Kota Depok,” ucapnya.

Ia meyakini formasi baru yang dilantik dapat mendorong percepatan realisasi program prioritas di berbagai sektor pembangunan.
Bagi ASN yang dilantik , Supian Suri berharap adanya dukungan juga dari keluarganya “Kami mengharapkan keluarga dan para istri untuk memberikan dukungan penuh terhadap kerja para suami yang kini mengemban amanah baru, ” ujarnya.
Menurut Supian Suri evaluasi berkala akan terus dilakukan, terutama dalam enam bulan pertama masa jabatan agar kinerja mereka lebih terarah.
Terkait masih adanya sejumlah jabatan strategis yang belum terisi, seperti Kepala Dinas PUPR, DLHK, dan BKPSDM, Supian Suri memastikan pengisian akan dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
“Nanti mungkin kita akan open bidding atau melakukan upaya lain. Kita akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan BKN terhadap kekosongan jabatan ini,” paparnya.
Sambil menunggu proses tersebut, jabatan-jabatan kosong akan diisi oleh pelaksana tugas.
Selain mutasi dalam kesempatan yang sama Supian Suri juga menyoroti sejumlah proyek strategis yang menjadi fokus utama pemerintahannya, terutama di sektor infrastruktur. Salah satunya adalah pembebasan lahan Jalan Raya Abdul Wahab sebagai kelanjutan pembangunan Jalan Enggram dan Jalan Pemuda. (d’toro)
