tribundepok.com – Kota Depok, 16 November 2023 – Program pencegahan stunting melalui pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita di Kota Depok menarik perhatian masyarakat. Paket nasi, tahu, perkedel, nugget, dan kuah sup yang disajikan dalam program ini menjadi fokus perhatian hingga memicu pemanggilan Kepala Dinas Kesehatan, Mary Liziawati, oleh Komisi D DPRD Depok.
Anggota Komisi D DPRD Depok, Ikravany Hilman dari fraksi PDIP, membenarkan pemanggilan tersebut. “Besok, Komisi D memanggil Kepala Dinas Kesehatan, akan dibahas semua terkait program stunting, termasuk anggarannya,” ungkap Ikravany kepada tribundepok.com pada Kamis, 16 November 2023.

Ikravany mengungkapkan kekhawatiran terkait kandungan nutrisi dalam paket PMT. “Ini bukan soal makanan, tapi nutrisi. Terpenuhi enggak nutrisinya buat ibu hamil dan balita. Menurut saya, belum terpenuhi,” tegasnya.
Pemanggilan juga berkaitan dengan anggaran program, yang mencapai Rp.4.9 miliar. Ikravany mempertanyakan dampak positif yang seharusnya dihasilkan dari alokasi anggaran tersebut. “Buat apa jika selalu laporan anggaran habis tapi tidak berdampak pada manfaat yang dirasakan oleh masyarakat,” ungkap Ikravany.
Meski demikian, Ikravany tidak mempersoalkan stiker Wali Kota Depok dan Wakil Wali Kota yang terdapat dalam kemasan makanan. Baginya, yang terpenting adalah isi paket bernutrisi.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati, menyatakan bahwa program PMT lokal untuk balita telah sesuai dengan petunjuk teknis dari Kementerian Kesehatan. Penyaluran PMT lokal bertujuan meningkatkan status gizi balita dengan menggunakan bahan pangan lokal sesuai standar yang ditetapkan.
PMT lokal ini ditargetkan untuk balita gizi kurang, balita berat badan kurang, balita stunting, dan balita dengan berat badan tidak naik. Mary Liziawati menjelaskan hal ini saat berkunjung ke kantor PWI Depok pada Rabu, 15 November 2023.
Pemanggilan Kepala Dinas Kesehatan Mary Liziawati oleh Komisi D DPRD Depok diharapkan akan membuka ruang diskusi lebih lanjut terkait efektivitas dan dampak program pencegahan stunting di Kota Depok.( Joko Warihnyo )