Seputar Depok

PMI Ingin Capai Target 2 M Untuk Bulan Dana Kemanusiaan

Terkait penggunaan amplop donasi ini sempat diprotes masyarakat lantaran biasanya PMI menyebarkan kupon sumbangan. Mengenai hal tersebut Dudi menjelaskan tujuan penyebaran amplop tersebut tak lain menghindarkan permasalahan. Pemakaian amplop merupakan arahan dari inspektorat dan tim saber pungli Kota Depok.

Ketua PMI Kota Depok Dudi Mi’raz

tribundepok. com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok kembali mengadakan pencanangan Bulan Dana Kemanusiaan (BDK). Targetnya dapat menghimpun pendapatan sebesar Rp 2 miliar setelah tahun sebelumnya mencapai Rp 1,1 M. Ketua PMI Kota Depok Dudi Mi’raz mengatakan, optimistis dapat mencapai target tersebut. Pihaknya telah melakukan sejumlah koordinasi terhadap
setiap perangkat daerah dan sekolah yang telah ditentukan untuk membantu BDK.

Tren pendapatan BDK PMI dari tahun ke tahun menunjukkan hasil yang positif. Target tahun ini, berdasarkan perhitungan potensi perangkat daerah dan sekolah di Kota Depok, yang di tahun sebelumnya mencapai Rp 1,1 miliar bisa mencapai Rp.2 miliar,” ujar Dudi saat dijumpai diruang kerjanya.

Tahun ini PMI membagikan amplop donasi untuk diedarkan di sekolah dan perangkat daerah seperti kelurahan untuk disampaikan ke para siswa dan masyarakat. Terkait penggunaan amplop donasi ini sempat diprotes masyarakat lantaran biasanya PMI menyebarkan kupon sumbangan.

Mengenai hal tersebut Dudi menjelaskan tujuan penyebaran amplop tersebut tak lain menghindarkan permasalahan. Pemakaian amplop merupakan arahan dari inspektorat dan tim
saber pungli Kota Depok.

“ Dengan menggunakan kupon, seolah pemerintah meminta uang dari masyarakat dan dengan
adanya tulisan nominal berapapun itu seribu atau dua ribu, seolah ada paksaan dan bisa berurusan dengan KPK karena pemerintah tidak boleh meminta uang pada masyarakat kalaupun bentuknya
donasi tak boleh ada paksaan atau ditentukan jumlahnya.  Lantas diambilah keputusan untuk
menggunakan amplop tanpa penentuan jumlah donasi. Kami sudah mensosialisasikannya ke sekolah lewat K3S dan sosialisasi lewat rakor untuk Kelurahan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir donasinya tak sampai atau menimbulkan permasalahan bagi pihak sekolah atau kelurahan,” ujar Dudi Mi’raz.

BDK merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan pada akhir November 2019 hingga awal
Januari. Di luar itu, tidak ada penerimaan dana baik dari sekolah maupun perangkat daerah. Karena
itu, mari kita manfaatkan kegiatan ini sebagai momentum untuk saling berbagi dengan sukarela dan
keikhlasan .

Donasi tersebut nantinya akan digunakan untuk kegiatan kemanusiaan. Salah satunya membantu warga Depok yang terkena bencana alam. Harapannya dengan pencanangan BDK ini kepedulian sosial warga Depok bisa semakin meningkat,” tambah Dudi,

Hasil donasi tersebut, setelah dicatat dalam Berita Acara Penghitungan (BAP), disetorkan melalui
rekening PMI Depok. Bukti setoran dan BAP dapat diserahkan pada PMI Depok paling lambat 25
Desember 2019pungkasnya. (toro)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close