Olah Raga

PING TV Gelar Halim Cup 2019

“ Banyak warga Depok yang sudah jadi atlit dan pelatih nasional diambil wilayah lain dan ikut melatih di luar Kota Depok. Ini merupakan titik kelemahan pemerintah daerah yang tidak pernah mau memperhatikan kepiawaian warganya. Buat apa ada silpa anggaran setiap tahun kalau tidak bisa dimanfaatkan untuk kemajuan masyarakat terutama dibidang di bidang olahraga, ujar H Halim yang juga selaku Pembina Persatuan Tenis Meja Lansia Ria Kota Depok.

tribundepok.com –  Untuk pertahankan olahraga tenis meja di masyarakat, komunitas persatuan tenis meja dan penggemar olahraga tenis meja yang tergabaung dalam Pinggiran Tenis Meja Yang Mempunyai Visi (Ping TV) akan menyelenggarakan turnamen tenis meja yang diikuti sejumlah klub tenis meja yang ada di Kota Depok. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 21-22 Desember 2019 bertempat di Gedung Pertemuan Kelurahan Depok Jaya, Untuk memperebutkan Trophy Halim Cup 2019.

“ Berdasarkan pengalaman yang ada, club tenis meja cenderung menyisipkan atlit luar daerah, namun untuk turnamen ini setiap peserta wajib ber KTP Depok,” ujar Isro Wijaya selaku ketua Ping TV Kota Depok. “ Selain mencari bibit yang berbakat, kami juga mengajak atlit-atlit dan pelatih nasional yang berdomisili di Kota Depok untuk ikut serta dalam kegiatan ini dan kami masukan sebagai kepengurusan di komunitas kami,” tambahnya.

Selama ini banyak atlit dan pelatih belum pernah diayomi, diperdayakan oleh pemerintah untuk membesarkan dunia tenis meja di Kota Depok. Hal juga diamini oleh H. Halim anggota DPR RI (fraksi PPP) yang juga selaku Pembina Persatuan Tenis Meja Lansia Ria Kota Depok.

“ Banyak warga Depok yang sudah jadi atlit dan pelatih nasional diambil wilayah lain dan ikut melatih di luar Kota Depok. Ini merupakan titik kelemahan pemerintah daerah yang tidak pernah mau memperhatikan kepiawaian warganya. Buat apa ada silpa anggaran setiap tahun kalau tidak bisa dimanfaatkan untuk kemajuan masyarakat terutama dibidang di bidang olahraga, ujar H Halim.

Menurut Budi Oghan Koordinator penyelenggara Turnamen tenis meja antar PTM asal warga
Depok, pertandingan akan diselenggarakan beregu dan single, berbentuk per pul dan dari
setiap pul akan ditentukan pemenangnya yang kemudian dipertandingkan kembali dengan
juara pul lainnya.

“ Setiap atlit yang yang sudah ikut dikelas yang satu, tidak boleh merangkap ke kelas lainnya,
jadi setiap PTM minimal terdiri dari empat orang. Setiap pul diperkirakan ada delapan belas
PTM sehingga terakhir baru akan sistim gugur untuk menentukan Juara satu, dua dan tiga
bersama serta juara unggulan,” papar Budi Oghan. (toro)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close