tribundepok.com – Kegelisahan warga terkait tidak berlakunya UHC dan BPJS-KIS terjawab sudah . “Memang sempat banyak yang kecewa karena mereka sakit, datang ke rumah sakit tapi BPJS – KIS nya tidak aktif dan disuruh ke kelurahan. Sesungguhnya pemerintah, khususnya di Kota Depok ini , masih peduli pada kesehatan warga miskin . Namun ada pembenahan, sinkronisasi data dan verivikasi ulang ,” ujar Bahrudin , Lurah Mekarsari.
Menurut Bahrudin , kegiatan Muskel kali ini sekaligus merupakan upaya sosialisasi pada para RT/RW terkait prosedur penanganan pasien tidak mampu di wilayahnya. Ini perlu agar ditingkatan tersebut bisa menjelaskan pada warganya bagaimana prosedurnya, sehingga pasien tak perlu bolak-balik ke RS dan kelurahan.
Bahrudin , menyatakan , pembenahan memang perlu dilakukan , selain ada efisiensi anggaran, juga agar program tersebut tepat sasaran. ” Kita verifikasi ulang Desil 1-5 masih bisa diaktifkan kembali BPJSnya disubsidi pemerintah , tapi desil 6-10 dianggap cukup mampu dan bisa berobat dengan BPJS mandiri. Begitupula hanya desil 1-4 yang bisa mendapatkan bantuan PKH sembako,” kilahnya.
Menurut Bahrudin, sekarang RS, Dinsos, SLRT serta Dinkes sudah kompak, sudah satu kata.

“Kalo.mau ke kelurahan dulu bikin pernyataan lalu dari sini kirim datanya ke RS mana, tinggal datanya dikirim pakai PDF di upload sudah selesai, jadi pasien gak perlu lagi mondar-mandir dari RS ke kelurahan balik RS lagi. Pada dasarnya Pemkot tidak mempersulit pasien tidak mampu untuk berobat,” ujarnya.
Kemarin itu UHC tunggakannya terlalu besar, ternyata banyak orang kaya tunggakan BPJS nya dibayar negara. Desil 6-10 itu kan termasuk orang yang mampu, jika mereka mengambil jatah orang miskin, kan jadi berkurang dan tidak tercover. Jadi kita lakukan perbaikan data, misalnya dari satu nama ternyata terdaftar di PLN untuk beberapa rumah. Listriknya besar rumahnya ber AC. Punya beberapa rekening bank, kan ga mungkin orang miskin .
” Kita benahi desilnya. Kita ingin bantuan kesehatan dan PKH ini tepat sasaran bagi yang berhak dan membutuhkan,” pungkasnya. (d’toro)
