tribundepok.com – Atmosfer penuh semangat menyelimuti Aula SDN Mekarjaya 12 pada Kamis (22/01/2026). Keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Sukmajaya secara resmi memulai babak baru kepemimpinan melalui acara Pelantikan Pengurus Cabang PGRI Sukmajaya Masa Bakti 2025-2030 yang dirangkai dengan Orientasi Pengurus PGRI Kota Depok.
Acara utama dimulai dengan prosesi pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua PGRI Kecamatan Sukmajaya, Bapak Maman Sutarman, S.Pd. Dalam sambutannya sebelum mengambil sumpah pengurus, Maman Sutarman menekankan pentingnya sinergi dan dedikasi dalam menjalankan roda organisasi.
” Saya berharap pengurus yang baru dilantik dapat menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi para guru di wilayah Sukmajaya.Jabatan ini adalah amanah besar, mari kita emban dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan integritas sebagai pendidik profesional, ” ujarnya.

Nampak hadir Camat Sukmajaya, Kristina Desima Artauli, S.TP., M.A., pengurus PGRI Kota Depok yang diwakili oleh pak Elliady, M.Pd , Arif Suryadi Pembina PGRI & K3S Kec. Sukmajaya serta kepala sekolah se kecamatan Sukmajaya.
Dalam sesi motivasinya, Kristina memberikan apresiasi tinggi terhadap peran strategis guru sebagai motor penggerak pembangunan sumber daya manusia di Sukmajaya.
”Guru adalah pilar utama kemajuan bangsa. Saya berharap pengurus PGRI yang baru dilantik dapat terus berinovasi dan menjadi mitra aktif pemerintah kecamatan dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Tetaplah semangat dalam menebar pengabdian,” ujar Kristina Desima Artauli dengan penuh antusias.
Senada dengan hal tersebut, Dewan Pembina PGRI Kecamatan Sukmajaya, Bapak Arif Suryadi, dalam amanatnya menitipkan pesan mendalam mengenai solidaritas organisasi. Beliau mengingatkan bahwa di tengah tantangan zaman yang serba digital, kekompakan adalah kunci utama.
“Pelantikan ini adalah titik nol perjuangan baru. PGRI adalah rumah besar kita. Jangan biarkan ada guru yang merasa berjuang sendirian. Jadilah pemimpin yang tidak hanya mencari pengikut, tetapi mampu melahirkan pemimpin-pemimpin baru di masa depan,” tegas Arif Suryadi.
Terkait dengan banyaknya kasus yang menimpa guru belakangan ini, sebagai kepala wilayah, Kristina berharap di kecamatannya tidak terjadi.
“Saya memotivasi dan mendorong para pengurus yang baru agar bisa mengambil tindakan pencegahan. Namun jika ada kasus yang menyangkut guru tentunya saya berharap PGRI bisa memberikan perlindungan dan advokasi bagi guru tersebut,” ujarnya bijak.
Selain prosesi pelantikan, kegiatan ini juga diisi dengan Orientasi dari Pengurus PGRI Kota Depok yang diwakili oleh pak Elliady, M.Pd selaku Wakil ketua 2 PGRI Kota Depok guna memberikan pembekalan manajerial dan penguatan ideologi organisasi bagi para pengurus baru. Sinergi antara pemerintah kecamatan, dewan pembina, dan pengurus cabang ini diharapkan mampu membawa PGRI Sukmajaya menjadi barometer prestasi bagi pendidikan di Kota Depok. (d’toro)
