Olah Raga

LPI 2019 Resmi Dibuka Oleh Walikota Depok

“Bulan September ini insyaa allah, akan dibangun stadion mini di Sukatani dan Gelanggang Olah Raga ( GOR ) untuk In Door, yakni basket, Volly,Bulutangkis, untuk tahun ini lapangan merpati di Kecamatan Pancoranmas Perumnas Depok 1 sudah selesai rehabilitasi, dan dapat dipergunakan.”tutup Idris.

tribundepok.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) menyelenggarakan Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tahun 2019, di Gelora Mahakam Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok. Selasa (13/8).

Hadir dan sekaligus membuka acara Walikota Depok KH.Mohammad Idris, didampingi Kadisporyata Wijayanto, perwakilan KONI Depok Danramil Sukmajaya Kapten Inf.Suyono, perwakilan Polsek Sukmajaya, Kadisrumkim Dudi Mi’raz , Kadis DPAPMK drg.Nessi Annisa Handari, Sekdis DLHK.H.Ridwan, Camat Sukmajaya atau yang Mewakili, Lurah Mekarjaya Arifin, Kabid Pembinaan Bidang Keolahragaan Sri Rejeki, Ascot Depok Meyadi.

Dalam sambutannya Walikota Depok KH.Mohammad Idris mengatakan bermain bola tidak hanya kompetensi, ketrampilan,tetapi bagaimana dapat mengendalikan emosi.

“Dari permainan bola ini akan belajar tentang kepemimpinan Bangsa dan Negara harus dalam kebersamaan, persaudaraan dan penuh kedamaian, untuk itu pesan saya kepada panitia, apabila dijumpai adanya provokasi, kecurangan dan lainnya yang menghambat jalannya liga ini, untuk dilakukan diskualifikasi pesertanya ” Ucap Idris.

Idris lebih lanjut mengatakan, liga ini merupakan ajang untuk menilai pelajar berprestasi dalam dunia sepakbola, dan perlu untuk diketahui Popwilda Kota Depok Juara ke 2 Zona Jawa Barat dan nantinya akan diikut sertakan Popwilda Tingkat Provinsi.

Orang nomor satu ini mengajak para atlet ataupun pengguna lapangan Mahakam ini agar lapangan Mahakam ini baru selesai direhab,dan untuk itu agar sama-sama merawat dan menjaga keberadaannya, dikarenakan lapangan Mahakam ini baru selesai di rehab. (gate)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close