tribundepok.com – Kantor Kementerian Agama RI Kota Depok, dalam memeriahkan Hari Amal Bakti ke-80 tahun 2026, mengadakan serangkaian kegiatan diantaranya Fantastic Walk Harmony, tasyakuran, doa bersama,” yang diselenggarakan di Alun-alun Timur Kota Depok, Sabtu (17/1/26).
” Kegiatan ini diikuti oleh elemen semua kementerian agama, baik penyuluh agama Islam , Kristen, Katolik, Hindu, Budha Kong Hu Chu , diharapkan dari kegiatan ini muncul gagasan dan wawasan dimana toleransi beragama di Depok semakin baik. Kedua diharapkan dari kegiatan ini muncul Kemenag Asri/Kemenag Hijau, Kemenag Bersahabat, ” ujar H Enjat Mujiat Kepala Kantor Kemenang Agama Depok.
Ini adalah puncak dari peringatan untuk kota Depok.” Sebelumnya kami melaksanakan berbagai macam kegiatan diantaranya Pesta Siaga Pramuka untuk siswa MI, olahraga , partisipasi dalam doa bersama tingkat propinsi Jawa Barat serta pemberian penghargaan Satyalencana bagi ASN berdedikasi, sekaligus momentum ini untuk refleksikan keteguhan nilai moderasi beragama, serta dorongan bagi ASN Kemenag, ujarnya”.
Selain para peserta, nampak hadir Wali Kota Depok Supian Suri, Kepala Kantor Kemenag wilayah Jawa Barat, Dudu Rohman, H. Enjat Mujiat Kepala kemenag RI Depok, Pradi Supriatna, Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat, Ade Supriatna Ketua DPRD Depok dan Ade Ibrahim .

Walikota Depok , Supian Suri yang baru dinobatkan sebagai Bapak Madrasah oleh Kepala Kantor Kemenag wilayah Jawa Barat Dudu Rohman ini menyatakan bahwa hubungan Kemenag dan pemerintah sangat baik.
“Kita juga akan membangun SDM masyarakat khususnya melalui Kemenag Kota Depok seperti membangun MTS negeri yang kedua dan In Syaa Allah besok kita serahkan, lahan untuk Aliyah negeri ,” ujar Supian Suri.
Supian juga menegaskan komitmennya
agar warga Depok tidak semuanya berharap sekolah di MTS Negeri atau di SMP Negeri karena sudah ada 49 sekolah swasta yang meliputi Tsanawiyah, dan SMP yang sudah bekerjasama dengan pemerintah kota Depok untuk dijadikan sekolah gratis.
Senada dengan Supian Suri, Ade Supriatna anggota DPRD Kota Depok ini juga mengapresiasi kemenag dengan segala perangkatnya yang makin meneguhkan pelayanan publik di bidang pendidikan, keagamaan dan sosial, KUA, madrasah dan lainnya “Semua berkontribusi untuk masyarakat kota Depok dalam menjaga keharmonisan, kerukunan beragama, kesolehan individu dan kesolehan sosial . diharapkan kedepannya kemenag kolaborasi dengan pemerintah termasuk DPRD akan semakin meningkat,” ujarnya.
Ade menjelaskan pekan depan akan ada penyerahan aset dari pemerintah kota Depok ke Kemenag, yakni tanah berikut bangunan sekolahnya untuk madrasah Tsanawiyah di Panmas dan juga ada tanah 5000 m untuk bangunan madrasah Aliyah di kecamatan Tapos.
Sementara itu , mantan wakil walikota Depok yang kini jadi dewan propinsi Jabar, Pradi Supriatna menganggap kolaborasi pemerintah dan Kemenag Depok saat ini sebuah langkah yang sangat positif terutama yang menyangkut wahana pendidikan.
” Kita harapkan pendidikan punya basic agama yang cukup untuk mengimbangi perkembangan jaman, jadi sangat penting anak – anak kita dibekali pemahaman agama agar kelak jadi SDM yang mumpuni, berbekal ilmu dan agama. Dan ini butuh campur tangan Kemenag . Kontribusi pemerintah juga cukup baik seperti hibah tanah 5000 m, rintisan sekolah swasta gratis, madrasah negeri siap diresmikan dan guru-guru madrasah lebih diperhatikan lagi,” pungkasnya. ( d’toro )
